Share |
DEMOS: Ubah Paradigma Negara soal Hak Pekerja   •    UMUMKAN NAMA-NAMA PANSEL PENYELENGGARA PEMILU   •    “(De)Monopolisasi Demokrasi di Asia: Pengalaman Indonesia, Filipina, dan Korea Selatan”   •    Kepada Yang Terhormat: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono   •    Pernyataan Sikap Bersama   •   
Beranda | Publikasi | Monograf | (RE) - POLITISASI GERAKAN SIPIL MENUJU DEMOKRASI SUBSTANSIAL

(RE) - POLITISASI GERAKAN SIPIL MENUJU DEMOKRASI SUBSTANSIAL

Oleh


Laporan akhir riset “Link- Project” Kajian Tentang Aksi Sipil dan Gerakan Sosial Menjadi Tindakan Politik

 

Menjelang Pemilu 2009, menguat gejala politisasi di lingkungan gerakan sosial yang mengarah pada terjadinya transformasi gerakan dari gerakan sosial ke gerakan politik. Politisasi itu khususnya dikerjakan oleh beberapa kalangan – meskipun tidak terbatas pada– organisasi masyarakat sipil (CSO – civil society organisations), organisasi swadaya masyarakat (NGO – non-government organisations), dan organisasi-organisasi rakyat (PO – people organisations). Di kalangan masyarakat politik (political society) pun, misalnya oleh partai-partai politik dan organisasi-organisasi politik, politisasi gerakan sosial juga semaki menjadi agenda yang mulai meluas.

 

Beberapa organisasi, bahkan dengan sadar sedang mengkonsolidasi diri dan berusaha merebut dukungan masyarakat. Jika saatnya tiba, mereka juga bersiap-siap untuk masuk ke proses politik elektoral dan berkompetisi dengan kekuatan-kekuatan politik lain melalui pemilihan umum. Sebagian dari mereka kini sedang melakukan eksperimen untuk masuk ke partai politik yang ada dan bahkan ada pula yang mencoba membangun partai politik alternatif tersendiri. Yang lainnya lagi berusaha menggunakan mekanisme, prosedur dan sarana-sarana non elektoral seperti melalui Forum Warga dan berbagai upaya lainnya.

 

Gejala tentang adanya berbagai eksperimen agar gerakan sosial mengaitkan diri dengan gerakan politik, atau agar gerakan sosial bertransformasi menjadi kekuatan politik, atau di mana berbagai jenis organisasi sosial menjalin hubungan dengan kekuatan-kekuatan politik, inilah yang dalam riset ini kemudian disebut sebagai ”link-project.” Setidaknya, ada tiga penyebab yang melatarbelakangi munculnya gejala ini. Pertama, kekecewaan pada partai yang ada dan munculnya kesadaran baru di kalangan aktivis sosial untuk go politics, khususnya melalui mekanisme politik parlementer. Kedua, peluang desentralisasi dan pembentukan agenda-agenda pemerintahan daerah, khususnya melalui mekanisme pemilihan kepala daerah secara langsung yang sudah mulai berlaku sejak pertengahan 2005. Ketiga, kemungkinan munculnya dinamika politik lokal baru melalui pembentukan partai-partai lokal, sejalan dengan multiplier effects atas pemberlakukan partai lokal di Aceh pada tahun ini.

 

Pertanyaan penting yang relevan diajukan menyangkut gejala ini adalah, apakah upaya-upaya mereka akan punya dampak yang berarti bagi terjadinya repolitisasi gerakan sosial? Seberapa jauh pengaruh gerakan ini bagi munculnya arus balik dalam politik representasi di Indonesia? Apakah gejala ini mencerminkan adanya pertanda awal bagi bergesernya politik berbasis partai ke arah politik yang berbasis pada gerakan sosial? Seberapa kuat gejala pembentukan blok-blok politik gerakan sosial itu mempengaruhi situasi politik menjelang 2009?

 

Riset ini secara umum ditujukan untuk mengidentifikasi gejala-gejala di atas secara lebih rinci melalui eksplorasi dan observasi lapangan. Secara khusus, riset ini akan memfokuskan diri pada pengkajian atas munculnya arah baru gerakan sosial di kalangan beberapa organisasi masyarakat sipil, LSM, dan organisasi-organisasi kerakyatan lainnya, yang secara serius sedang berusaha menjalin hubungan dengan, atau bertransformasi menjadi, gerakan politik.

 

Tim Peneliti :

Koordinator Peneliti AE Priyono

Peneliti Attia Nur, Sofian Asgart, Widiyanto

Asisten Peneliti Debbie Prabawati dan Hendi Johari

Supervisor  Prof Olle Tornquist

 

 

 

Untuk mendapatkan Monograf (RE) - POLITISASI GERAKAN SIPIL MENUJU DEMOKRASI SUBSTANSIAL Laporan akhir riset “Link- Project”  Kajian Tentang Aksi Sipil dan Gerakan Sosial Menjadi Tindakan Politik. Silahkan menghubungi Demos.

Berlangganan komentar Komentar (0 Terkirim)

total: | Tampilkan:

Masukkan komentar anda

  • Garis tebal
  • Garis Miring
  • Garis bawah
  • Kutipan

Masukkan kode yang tertera pada gambar:

Captcha
  • Email ke teman Email ke teman
  • Versi cetak Versi cetak
  • teks biasa teks biasa

Beri peringkat artikel

0