Share |
UMUMKAN NAMA-NAMA PANSEL PENYELENGGARA PEMILU   •    “(De)Monopolisasi Demokrasi di Asia: Pengalaman Indonesia, Filipina, dan Korea Selatan”   •    Kepada Yang Terhormat: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono   •    Pernyataan Sikap Bersama   •    Konferensi Pers KKPK untuk Resolusi Dewan HAM PBB   •   
Beranda | Program | Advokasi | Kampanye | Selintas Gerakan Antipolitisi "Busuk"

Selintas Gerakan Antipolitisi "Busuk"

Oleh


KOMPAS - Jakarta

20 Desember 2003
Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Teten Masduki dalam Pelatihan Jurnalis Peliput Pemilu yang digelar Aliansi Jurnalis Independen di Solo mengungkapkan, sejumlah aktivis LSM, asosiasi bisnis, mahasiswa, ekonom, seniman, dan perseorangan dalam waktu dekat akan mendeklarasikan Gerakan Nasional untuk Tidak Memilih Politisi Busuk.

23 Desember 2003
Gerakan Nasional "Jangan Pilih Politisi Busuk" diumumkan di Kantor LP3ES Jakarta. Gerakan yang diluncurkan sejumlah organisasi non-pemerintah, seperti Demos, LP3ES, UPC, Kemitraan, Transparansi Indonesia, Imparsial, Cetro, Walhi, dan jaringan NGO di daerah ini dimaksudkan agar masyarakat tidak memilih politisi busuk atau hitam yang cuma akan memperburuk kondisi Indonesia.

26 Desember 2003
ICW menyodorkan empat kriteria yang menentukan apakah seseorang termasuk politikus busuk atau tidak. Menurut Teten Masduki, seseorang dianggap politikus busuk jika terlibat korupsi, kejahatan HAM, kejahatan lingkungan, dan kejahatan seksual.

29 Desember 2003
Sekitar 100 aktivis dari berbagai LSM di Bundaran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mendeklarasikan gerakan antipolitisi "busuk". Deklarasi gerakan dibacakan oleh aktivis LSM Soraya yang mengajak masyarakat jangan memilih politisi "busuk" atau tercela. Gerakan ini juga dideklarasikan di Jakarta.

30 Desember 2003
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Amien Rais, dalam acara halal bihalal yang digelar Dewan Pimpinan Cabang PAN Kedawung, Kabupaten Sragen sangat setuju dan mendukung gerakan untuk tidak memilih politikus busuk.

5 Desember 2003
Sekitar 100 orang dari LSM dan mahasiswa di Semarang mendeklarasikan Gerakan Tidak Pilih Politisi Busuk (GTPPB). Mereka mengajak masyarakat untuk tidak memilih politisi busuk pada Pemilu 2004.

Berlangganan komentar Komentar (0 Terkirim)

total: | Tampilkan:

Masukkan komentar anda

  • Garis tebal
  • Garis Miring
  • Garis bawah
  • Kutipan

Masukkan kode yang tertera pada gambar:

Captcha
  • Email ke teman Email ke teman
  • Versi cetak Versi cetak
  • teks biasa teks biasa

Beri peringkat artikel

0