Share |
DEMOS: Ubah Paradigma Negara soal Hak Pekerja   •    UMUMKAN NAMA-NAMA PANSEL PENYELENGGARA PEMILU   •    “(De)Monopolisasi Demokrasi di Asia: Pengalaman Indonesia, Filipina, dan Korea Selatan”   •    Kepada Yang Terhormat: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono   •    Pernyataan Sikap Bersama   •   
Beranda | Laporan Utama | Ucapan Duka Cita

Ucapan Duka Cita

Oleh


Ucapan Duka Cita

Kepergian Bang As (begitu biasa beliau disapa-red) diiringi ucapan duka cita serta doa dari rekan, murid, kolega, dan sahabat beliau. Seluruh ucapan duka cita dan doa yang Demos terima, ditampilkan dalam kolom ini. Terima kasih atas dukungan dan doanya.

 

SMS

Keluarga besar Demos merasa kehilangan besar atas wafatnya abang, sahabat, guru dan bapa kita Asmara Nababan... delapan tahun Demos berdiri (bersama ISAI, Interfidei dan Kontras) tidak bisa lepas dari pengaruh, keterlibatan, komitmen yang ia berikan ke dalamnya. Selamat jalan bang. Selamat beristirahat dengan damai. Kita kan teruskan prinsip-prinsip hidup yang mendasari ikhtiar selama ini. Semoga mbak Magda, Aviva dan saudara-saudara yang lain dikuatkan.

(Demos)

 

 

ATAS NAMA KOMUNITAS INSIST, KAMI TUNDUKKAN KEPALA BAGI DUKA CITA TERDALAM KAMI ATAS MENINGGALNYA ASMARA NABABAN. SEMOGA SELURUH KEBAIKAN AKAN MENYERTAINYA, DAN MENJADI PELAJARAN BERHARGA BUAT KAMI SEMUA. SELAMAT JALAN ASMARA. REST IN PEACE...

(Saleh Abdulah, Sekjen INSIST)

 

Kami turut berduka cita atas meninggalnya bpk tercinta Asmara Nababan, semoga arwahnya mendapat posisi terbaik disimu ya Allah.. Amin.

(Mutmainah Corona dan Kel. Besar KPPA Sulawesi Tengah)

 

Teman-teman, Turut berduka. Pak Asmara telah berpindah ke dimensi lain. Pasti ia telah bahagia. Semoga keluarga dan kerabat dikuatkan dlm menghadapi semua.

(Sri Marjanti, Staff Demos)

 

Keluarga Besar PIAR NTT di Kupang NTT, turut berduka cita atas berpulangnya Pejuang HAM Indonesia, sahabat semua korban ketidakadilan Bang As (Asmara Nababan) Tuhan sang pencipta lebih mencintainya dan membawa dia kembali ke Rumah Tuhan.

(Lerry Sarah Mboeik, PIAR)

 

Aku turut berduka cita. Semoga ada orang-orang penerus idealisme bang As.

(Weilin Han, aktivist pendidikan)

 

Saya atas nama pribadi maupun organisasi WALHI turut berduka dan belasungkawa. Semoga Almarhum mendapatkan tempat yang mulia disisiNYA, keluarga tabah dan sabar serta kita semua dapat meneruskan perjuangan dan cita-cita beliau. Amien.

(Berry N Forqan, WALHI)

 

Turut berduka mendalam atas kepergian bang As - dr sana beliau pasti suka kalau kita bisa bangun demokrasi bermakna.

(Handoko Wibowo, KKJD Batang)

 

Kami ikut berduka mendalam nanti malam kami berdoa untuk almarhum Bang As bersama teman-teman petani.

(Handoko Wibowo – KKJD Batang)

 

Terima kasih atas informasinya. Semoga beLiau mendapatkan tempat terbaik di sisiNYa. Salam

(Nabil, CRSC)

 

Turut berduka cita atas meninggalnya Bang Asmara.smoga Tuhan memberkati arwahnya. Salam.

(Billy)

 

Turut berbelasungkawa dan mendoakan beliau. Salam buat teman-teman.

(Hanif-LSPP)

 

Terima kasih pemberitahuannya. Pastinya kita semua kehilangan dengan perginya rekan kita Bang Asmara. Tapi semangatnya harus terus kita lanjutkan.

(Erika)

 

Saya dan teman-teman VHRmenyampaikan duka menadalam atas kepergian Bang Asmara. Semoga karya beliau tetap jadi suluh perjuangan penerus. Tolong dikabari perkembangan selanjutnya. Trims.

(Raharja Waluya Jati –VHR)

 

 Turut Berduka utk Bang As.

(Daniel Awigra – ANBTI)

 

Terima kasih pemberitahuannya. Ikut berduka cita dan mendoakan.

(Ema – ICRP)

 

Duka saya yang medalam untuk almarhum Bang As.

(Erwin Usman)

 

Terima kasih. Turut berduka cita untuk kepergian Bang As.

(Darmaningtyas)

 

Turut berduka cita sedalam-dalamnya.

(Ratri – IPC)

 

Turut berduka cita, kami melakukan doa bersama untuk Bang As.

(Piet Khaidir)

 

Kami sekeluarga mengucapkan bela sungkawa dan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abang/Bbapak Asmara Nababan dalam proses pengobatan di Cina...semoga keluarga beliau sekalian tetap tabah...

(Taufik Abda – Aceh)

 

"Bang As, bagaimanapun, rasanya masih belum waktunya meninggalkan kami, komunitas pergerakan hak asasi manusia ini. Saya merasa kehilangan. Dalam 5 tahun terakhir, di kalangan NGO/LSM pergerakan Indonesia, siapa ke lagi orangtua yg masih terus setia mendampingi pergerakan orang muda, terutama dalam pertemuan-pertemuan koalisi NGO di negeri ini? Tak ada lagi "orangtua" yang sekonsisten dan sesetia serta seterbuka Bang As. Abang adalah "abang" bagi sebagian besar dari kami karena kelugasan, ketulusan, rasionalitas dan kopetensi Abang sebagai "Human Right Lawyer" yang semakin langka di negeri ini..! Selamat jalan Bang As. Abang pasti sekarang sudah tenang dalam pelukan Tuhan. Doakan kami...

(Sandyawan – JRK)

 

Kami dari Ford Foundation ikut berdukacita atas meninggalnya Bang As. Perjuangan Bang As dalam bidang HAM dan demokrasi tidak akan pernah kita lupakan. Semoga yang ditinggal diberi kekuatan.

(Ford Foundation)

 

Yappika ikut berduka cita atas meninggalnya Bang Asmara.

(Yappika)

 

Dear Ibu Magdalena, i recieved the tragic news about Bang Asmara. Please accept my deepest condolences and prayers.

(Vanessa J)

 

Terima kasih beritanya. Aduh,aku sedih sekali. Salah 1 insan terbaik bangsa ini, orang yang sangat aku kagumi. Aku masih tidak di tanah air, salam untuk semua keluarga dan kawan yang berduka.

(Bivitri Susanti)

 

Dear Demos. My most sincere condolence re Asmara. Of course there were some disagreements, but only minor & a lot of good joint work & respect between us.

(Prof. Olle Tornquist – UIO)

 

Atas nama pribadi dan pemkab Serdang Bedagai Sumatera Utara saya menyatakan dukacita atas meninggalnya Sdr Asmara Nababan, semoga Tuhan memberi tempat yang layak dan keluarga diberi ketabahan, salam kami.

(H Soekirman, Wakil Bupati Sergai)

 

Saya mendengar info bahw a Pak Asmara Nababan meninggal dunia. Kami turut berduka atas wafatnya beliau.

(Sri Budi Eko Wardhani – Puskapol UI)

 

Saya pribadi, atas nama AMPTPI dan rakyat bgs papua menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya pejuang dan pecinta HAM, Bp. Asmara Nababan. Jasamu bagi rakyat bangsa Papua akan tetap dikenang dan hidup dlm sanubari kami. Doa kami mengiringi  kepergianmu.

(Markus Haluk)

 

Ikut Berduka cita sedalam dalamnya semoga arwahnya diterima disisi Tuhan YME.

(FX Harsono)

 

Turut berduka untuk Bang As.

(Ign Harianto – LSPP)

 

Terima kasih infonya.  Saya sangat sedih dengan kematian Bang As. Kita kehilangan seorang sahabat, senior & panutan yg sangat konsisten.

(Jeirry Sumampow)

 

Telah berpulang senior, guru, dan pejuang HAM, Asmara Nababan (64th) ke pangkuanNya. Semoga arwah beliau diterima disisi dan ditempatkan di surga seperti yang dijanjikanNya, amin.

(Patra M. Zen)

 

Oh God, may he rest in peace.

(Daniel Dhakidae)

 

Doa kami untuk beliau.

(Josie KOMPAS)

 

Turut berduka cita.

(Ken Norton – Media Indonesia)

 

Requescat In Pace, Amen.

(Romo B. Herry-Priyono – Dir. Pasca Sarjana STF Driyakara)

 

Terima kasih. Aku sangat kehilangan.

(Cahyo Suranto - PUSDAKOTA Surabaya)

 

Kami sekeluarga turut berbela sungkawa bagi Almarhum Bang As dan keluarganya, serta untuk segenap karyawan Demos. Amien.

(Cahyo Soeryanto)

 

I'm in Geneva at the moment. Very great loss, Asmara. Thanks for keeping me posted. Regards,

(Marzuki Darusman)

 

Kami atas nasma pribadi dan keluarga serta komunitas rakyat Omah Rakyat, kami ikut berbela sungkawa.

Semoga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan awah Asmara Nababan diterima di sisi-Nya.

(Gotama Bramanti, Omah Rakyat)

 

 

Berita yang mengejutkan. Turut berduka cita.

(Simon Filantropha; GKI Mojokerto, Jatim)

 

Ikut berduka cita untuk Pak Asmara Nababan. Mari kita teruskan perjuangannya bersama-sama.

 

(Yuli - Komunitas St. Egidio)

 

Saya turut berduka cita atas kepergian sahabat dan guru seperjuangan pembela hak-hak kemanusiaan. Saya minta maaf tidak bisa menghadiri pemakaman karena masih berada di luar kota. Belasungkawa saya untuk keluarga dan teman-teman Demos.

(Syaiful Bahari)

 

TELEPON

Turut berduka cita untuk kepergian Bang As. Kita semua kehilangan dia, tapi kita semua wajib untuk terus berjuang bersama.

(Anung Budi Karyadi)

 

Turut berduka cita. Kita telah kehilangan tokoh HAM. Jangan sedih dan jangan terlarut dalam duka, karena Bang As pasti akan sedih bila melihat kalian bersedih. Teruskan perjuangan Demos, apapun tantangannya!!!

(Maria Hartiningsih, anggota Perkumpulan Demos)

 

Turut berduka cita. Saya tak menyangka kepergiannya begitu cepat. Tetaplah teguh untuk meneruskan pekerjaan yang telah dirintisnya, walaupun sangat berat.

(Nick Tunggul Wiratmoko, Percik)

 

EMAIL

Turut berduka atas berpulangnya Bang As, orang yang konsisten berjuang untuk HAM, teman dan abangku. Demos kehilangan seorang yang baik hati.

(Lily Purba – Asian Migrant Centre)

 

Keluarga Besar Perhimpunan BAKUMSU

Turut Berduka yang sedalamnya atas berpulangnya putra terbaik bangsa, aktivis dan pejuang HAM dan Dmeokrasi yang konsisten, teguh, dan senantiasa setia di garis perjuangan demokrasi dan HAM berbasis kedaulatan rakyat

Bapak Asmara Nababan

Di RS. Guangzhou Cina, 28 Oktober 2010

Kami percaya bahwa Hidup dan Matinya telah paripurna dan ada bersama Dia sang Keadilan, kesejahteraan, dan keabadian. Tugas kitalah untuk meneruskan perjuangannya di bumi pertiwi tercinta.

Selamat Jalan Bang As….Tuhan bersamamu  

(Benget Silitonga – Sekretaris Eksekutif BAKUMSU)

 

Kita kehilangan orang yang paling mencintai kita, Asmara Nababan. Seorang pejuang HAM yang tidak pernah kendur semangatnya, bahkan ketika dia sudah terbaring sakit. Asmara selalu memberi contoh bagaimana menempatkan diri secara tepat ketika melihat pelanggaran HAM, membela rakyat dan mendorong pemahaman HAM oleh rakyat sendiri. Asmara memberi teladan bagaimana hidup dalam pluralisme dan inklusivitas. Asmara selalu ada ketika dimintai saran, bantuan dan nasihat tanpa rasa lelah. Dia juga tidak pernah menempatkan diri sebagai senior dan terbuka meminta saran dari yang muda-muda, yang adalah anak didiknya. Di balik ketegasannya selalu ada wajah kesabaran dan rasa cinta kepada kawan dan sesama. Selamat jalan bang As, semoga segera beristirahat dalam damai di sisiNya.

Kami akan selalu mengenangmu dan melanjutkan perjuanganmu.

 (Don K. Marut – INFID)

 

 Selamat pergi, kawan Asmara,

 Tidak terlalu banyak orang yang patut disebut "Manusia". Tetapi Asmara tentu saja ada di antara mereka. Dengan sangat sedih aku menerima berita (melalui SMS, trims Andi!) bahwa Asmara telah meninggal dunia.

(Feije Duim - ICCO & Kerk in Actie – Utrecht)

 

Dear Aviva, dan keluarga besar Demos,

Atas nama pribadi dan Keluarga besar FES kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas berpulangnya Bapak Asmara Nababan kepangkuan penciptaNya, semoga keluarga yang ditinggal dapat tabah dan penguatan dari Tuhandan semua proses perjalanan dari Cina sampai saat penguburan bisa berjalan dengan baik. Salam.

(Dormiana Yustina Manurung – FES Indonesia Office)

 

Turut berduka atas kepergian Bp. Asmara Nababan

Semoga segala jasa yang dipersembahkannya untuk kaum korban senantiasa menjadi peninggalan berharga dan semoga arwah serta segala kebaikannya diterima di sisi Sang Maha Pencipta. Berkat Tuhan untuk keluarga yang ditinggalkannya. Salam hormat.

(Budi Hernawan OFM - Regulatory Institutions Network (RegNet), ANU College of Asia and the Pacific, Australian National University)

 

 IKUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA BAPAK ASMARA NABABAN PEJUANG HAM INDONESIA,
SEMOGA ARWAH BELIAU DITERIMA DI SISI TUHAN. AMIN

(Bambang Widodo Umar)

 Perkumpulan Bantaya Palu turut berduka cita atas berpulangnya bapak Asmara Nababan, semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah.

(Perkumpulan Bantaya - Sulawesi Tengah)


KELUARGA BESAR ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI) TURUT BERDUKACITA ATAS WAFATNYA BAPAK ASMARA NABABAN. SEMOGA KELUARGA YANG DITINGGALKAN DIBERIKAN KETABAHAN.

(SEKRETARIAT AJI INDONESIA)

 

Segenap Badan Pengurus, Anggota Perkumpulan dan Badan Pelaksana Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) turut berduka cita atas wafatnya Bapak Asmara Nababan, anggota Perkumpulan ELSAM (Ketua Badan Pengurus periode 2006-2010), yang wafat pada hari Kamis, 28 Oktober 2010, pukul 12.30 siang (waktu Cina ) atau 11.30 wib di Rs. Fuda, Guang Zhou, Cina.  Kami yakin beliau sudah berada dengan damai di sisiNya. Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan YME.

(Sekretariat ELSAM)

 

Keluarga besar Perkumpulan Prakarsa menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas Wafatnya Bpk. Asmara Nababan.  Semoga beliau diterima amalnya oleh Tuhan YME dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya.

(Perkumpulan Prakarsa)

 

INFID mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Asmara Nababan (Sekretaris Eksekutif INFID periode 1995 - 1999) pada hari ini Kamis, tanggal 28 Oktober 2010 di Rs. Fuda Guang Zhou, Cina. Semoga Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Amin.

(Wahyu Susilo – INFID)

 

Kami turut merasa kehilangan dan berduka cita atas meninggalnya Bang Asmara Nababan, seorang guru dan pembela HAM sejati.  Semoga Tuhan membalas semua jasanya dan kita yang ditinggalkan terus diberi kekuatan untuk melanjutkan perjuangannyan.  

(Keluarga besar YSIK)

 

Keluarga Besar Remdecotama Swaprakarsa menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Asmara Nababan pada hari Kamis, 28 Oktober 2010 pukul 12.30 waktu Guangzhou, Cina. Teriring do'a, semoga almarhum diterima oleh-Nya dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran, Amin.

 

(REMDEC – Jakarta)

 

Kami, Segenap Keluarga Besar HRWG, Turut berbela Sungkawa Sedalam-dalamnya Atas Wafatnya Bapak Asmara Nababan, Ketua Dewan Pengarah HRWG, Pada Tanggal 28 Oktober 2010 Pukul 11.30 WIB, di RS Fuda, Guang Zhou, Cina. Engkau pergi dalam damai dan meninggalkan sejuta kenangan. Selamat Jalan Bang As, Semangatmu akan selalu ada di perjuangan kami.

 (Human Rights Working Group - HRWG )

 

Terima kasih atas informasinya. Kami semua mengucapkan turut berduka cita atas kepergian Bang As.

( Woman Research Institute – WRI)

 

Saya dan keluarga turut berduka cita, atas meninggalnya Bapak Asmara Nababan, pada 28 Oktober 2010, di Guangzhou, China, pk. 12.30 waktu setempat. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menjalani hari-hari di depan.


(Synka Agustina Tarigan - PT. Asuransi Allianz Indonesia)

 

Innalillahi wainna ilai rojiiiuuun

(Suaedy – Wahid Institute)

 

 Ikut berduka dengan meninggalnya Bang Asmara. Semoga beliau tenang di sisi-Nya. Kita berharap, "patah tumbuh, hilang berganti".

(Abdul Moqsith Ghazali – Jaringan Islam Liberal)

 

YLBHI ikut berduka cita atas Bang Asmara

Tuhan memberikan yang terbaik

(Windy Asmara)

 

 Turut berduka. Kiranya isteri, anak-anak, dan keluarga besarnya dikuatkan dan dihiburkan Tuhan.
(Victor Silaen)

 

 Ikut berdukan dan berdoa Bang Asmara dr Davao, Filipina

(Romo Benny - KWI)

 

 Turut berduka cita atas meninggalnya Bang Asmara Nababan, semoga arwahnya di sisi Allah yang mahakuasa dan keluarganya di berikan ketabahan atas perginya Bang As. Semoga ada generasi muda yang meneruskan perjuangan Bang As yang berpihak kepada nilai-nilai Kemanusiaan...

(Billy Joseph)

 

Turut berduka atas wafatnya Bapak Asmara Nababan.

(Dwi Agnes)

 

 Turut berduka atas kepergian Bang Asmara. Semoga ada banyak pengganti membela HAM di negeri ini.
(Firdaus Mubarik)

 

 Doa untuk almarhum semoga tenang di surga-Nya.
(Zuhairi Misrawi – PB NU)

 

  Turut berduka yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bang Asmara. Semoga Tuhan menempatkan almarhum di tempat terbaik.
Kita berduka, kita sedih, kita kehilangan, namun kita patut bangga dengan apa yang telah diajarkan Bang Asmara tentang keteguhan dan konsistensi memperjuangkan nilai-nilai HAM hingga akhir hayat.Tidak bisa dibantah bahwa kita membutuhkan sosok seperti almarhum untuk meneruskan perjuangan ini.

(Subhi azhari – Wahid Institute)

 

 Innalillahi wa innailaihi rojiun
(Kandali Achmad Lubis)

 

 Sedih aku karena belum sempat nengok Bang Asmara
(A. Mubarik Ahmad – JAI)

 

 Turut Berduka Cita. Semoga keluarga dan sahabat yang ditinggalkan diberi kekuatan.
(Joehanes – NIM)

 

 Turut belasungkawa. Innalillahi wa innailaihi raji'un.

(M.A. Suryawan)

 

 Kehilangan lagi sebelum benar-benar mendapat penggantinya...
Ikut berduka secara mendalam...
(AS Finawati)

 

 Turut Berduka atas Berpulangnya Bang Asmara Nababan. Semoga Keluarga yang di tinggal dikuatkan dan diberi penghiburan dari Sang Maha Kuasa.
Smua kenangan bersamamu Bang As kami akan kenang, Semua perjuanganmu Bang As, kami akan teruskan, Semua nasehatmu bang As akan tetap menjadi pemacu bagi kami untuk tidak mundur dalam perjuangan ini.
Tenanglah Bang As bersamaNYA. Selamat jalan Bang As.
(Maruli Silaban – JIRA)

 

I was impressed by his lifelong commitment to the underprivileged and his steadfast belief in the power of ordinary people to effect lasting change. His passing deprives us of a shining example of humility so badly needed in civil society and the development community. It’s also a huge loss to the broad social justice movement in this world. We will surely miss him at our Regional Council  meetings. Greetings.

(Kees de Ruiter - Regional Manager ICCO)

 

I heard the sad news about Asmara. Please accept my condolences. I will always remember Asmara as a very kind man, committed to the human rights cause. As you both know, I had the opportunity to work together with him during the years I lived in Canada. He did visit our house once and we actually had a great time. From a far away friend,

(Rene Plaetevoet - Director December 18 - Belgium)

 

FAX

Keluarga besar ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace) turut berduka cita atas wafatnya Bang Asmara Nababan. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan.

(Musdah Mulia – Johannes Hariyanto – ICRP)

 

Dear Mrs. Nababan,

It is with great sadness that I have learned of the passing of your husband Mr. Asmara Nababan, one of Indonesia's leading Human Rights and pro-democracy activits. Through his tireless work ata ELSAM, as Secretary General of the National Human Rights COmmissinon  and as Executive Director of Demos he contributed immensely to the promotion of HUman Rights in Indonesia. He was a true defender of humanity, an inspiration to his friends and fellows citizens and also a true friend of Europe. On behalf of the Delegation of the European Union to Indonesia I wish to express my deepest condolences to his family, friends, and colleagues. Your sincerely,

(Julian Wilson - EUROPEAN UNION Delegation to Indonesia and Brunei Darusallam)

Berlangganan komentar Komentar (0 Terkirim)

total: | Tampilkan:

Masukkan komentar anda

  • Garis tebal
  • Garis Miring
  • Garis bawah
  • Kutipan

Masukkan kode yang tertera pada gambar:

Captcha
  • Email ke teman Email ke teman
  • Versi cetak Versi cetak
  • teks biasa teks biasa

Beri peringkat artikel

0