Diskursus
Gerakan Sosial Baru 
Gerakan Sosial Baru (GSB) sendiri berakar kuat pada masyarakat sipil (civil society). Signifikansi politiknya kelihatannya semakin mengemuka bersamaan saat partisipasi politik konvensional yang ditunjukkan dengan kiprah partai politik, kelompok kepentingan/penekan dan serikat buruh, dan bahkan hak memilih (voting), mengalami kemunduran dan bahkan ditinggalkan banyak orang. Umumnya mereka yang terlibat dalam GSB ini menekankan pentingnya hakikat kultural gerakan ini. Mereka memandang diri mereka berada dalam perjuangan untuk mengontrol atas produksi makna (production of meaning) dan mempromosikan sebuah identitas kolektif yang baru (new collective identities). ... Cerita selengkapnya
Demokrasi Oligarkis di Tengah Jalan - TEMPO Edisi 24 April 2005
BANYAK pengamat beranggapan Indonesia telah menjadi sebuah negara demokratis. Dan memang ada parameter seperti pemilihan umum secara langsung atau munculnya banyak partai. Tapi, itukah demokrasi, atau sekadar ilusinya? Sejauh ini riset Demos mendeteksi berkembangnya demokrasi oligarkis, demokrasi dengan semua keputusan diambil oleh sekelompok elite yang sama sekali terpisah dan tidak mewakili aspirasi arus bawah. ...
Cerita selengkapnya
Demokrasi Oligarkis Pasca-Orde Baru
DEMOKRASI oligarkis sebuah istilah yang sekonyong-konyong menyelinap ke dalam wacana politik kita. Dalam suatu pembahasan hasil riset Demos di Solo bulan lalu, seorang peserta mengeluh, "Dalam buku teks, demokrasi dan oligarki adalah dua sistem politik yang sama sekali berbeda. Itu saya pelajari pada tahun 1970-an di bangku SLA. Kini saya mendengar istilah 'demokrasi oligarkis'. Apa maksudnya? Terus terang saya bingung." ...
Cerita selengkapnya
Saat Pejabat, Pengusaha, dan Preman Berebut Kuasa
ADA makna baru dari akronim "Sumut". Bukan sekadar "Sumatera Utara", Sumut bisa dipanjangkan jadi "semua urusan mesti uang tunai". Di Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, ada pemeo terkenal yang sudah diakui sebagai hukum tak tertulis: hepeng do na mangatur negara on. Kalau diterjemahkan, kalimat Batak itu berarti "uanglah yang mengatur negara ini". ...
Cerita selengkapnya
Jurus Oligarki Memonopoli Demokrasi
Aliansi alias persekongkolan kerap dijadikan sandaran yang menopang keberkuasaan mereka. Para informan riset DEMOS menilai kisah sukses para elite oligarki mendominasi, bahkan memonopoli, instrumen-instrumen demokrasi dalam rentang waktu lima-enam tahun terakhir. Mereka membangun aliansi yang solid. Dari persekongkolan itulah sering kali kekuasaan diperoleh. ...
Cerita selengkapnya
Strategi Ampuh Pengikut Oligarki
Ibarat belut, kiprah pengikut oligarki dari masa lalu sangat licin dan taktis. Mereka mampu memainkan beragam strategi dan berjaya menjadi aktor dominan di pentas politik nasional. ...
Cerita selengkapnya
Indonesia-Rusia Sama Rasa
"ORDE Baru runtuh bersamaan dengan jatuhnya Soeharto, tapi orde-orde masih berjalan sampai sekarang." Ini pendapat Rocky Gerung, pengajar di Jurusan Filsafat Universitas Indonesia, dalam satu kesempatan setelah B.J. Habibie dilantik sebagai Presiden RI yang baru. Apa yang dikhawatirkan ini ternyata menjadi kenyataan setelah reformasi berjalan lebih dari lima tahun. ...
Cerita selengkapnya
Penjarah Demokrasi dan Demokrasi Penjarah
DEMOKRASI telah dibajak oleh elite politik! Demikian rumusan salah satu temuan pokok DEMOS dalam kajiannya atas para aktor proses demokratisasi dalam enam tahun terakhir di negeri ini. Di awal reformasi, para politisi Orde Baru, yang dulu ramai-ramai berkerumun di tiga partai politik, berpencar dan mendeklarasikan berbagai partai politik baru, semudah mereka membalikkan tapak tangan mereka. ...
Cerita selengkapnya
Pilkada dan Pembajakan Demokrasi
Benget Silitonga DEMOKRASI telah "dibajak"! Itulah kesimpulan penting riset bertema "Pilihan-pilihan Demokrasi Indonesia pasca-Orde Baru" sepanjang 2003-2004 yang diselenggarakan Perkumpulan Demos. Instrumen demokrasi justru diambil-alih, ...
Cerita selengkapnya
Jalan Gelap Tak Berujung
Agung Widjaja Harian Kompas, sebulan lalu (8/6/04) dalam tajuk rencananya mengangkat sebuah peristiwa yang menyentak para "praktisi korupsi" (baca: koruptor), dengan judul "Pemberantasan Korupsi Itu Dimulai ...
Cerita selengkapnya



