Share |
DEMOS: Ubah Paradigma Negara soal Hak Pekerja   •    UMUMKAN NAMA-NAMA PANSEL PENYELENGGARA PEMILU   •    “(De)Monopolisasi Demokrasi di Asia: Pengalaman Indonesia, Filipina, dan Korea Selatan”   •    Kepada Yang Terhormat: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono   •    Pernyataan Sikap Bersama   •   
Beranda | Dinamika Lokal | Blok Politik Demokratik | BERSAMA KITA BISA : BLOK POLITIK MASYARAKAT SERANG

BERSAMA KITA BISA : BLOK POLITIK MASYARAKAT SERANG

Oleh


BERSAMA KITA BISA : BLOK POLITIK MASYARAKAT SERANG

“Sudah tiba saatnya kita sebagai buruh, berkumpul dengan Tani dan Nelayan atau dengan siapa saja, untuk terlepas dari ikatan dinasti politik dan korupsi!!”

Hampir setahun setelah pembentukannya, Rumah Komunitas Serang, melakukan kegiatan pemetaan kualitas demokrasi di wilayah Kabupaten Serang. Pemetaan yang dilakukan secara sederhana ini, menghasilkan satu gambaran umum yang mengungkapkan bahwa minat publik untuk berpolitik tinggi, sementara perangkat legal sudah tersedia, tetapi habitus demokrasi masih rendah. Hal ini terjadi karena politik uang dan politik dinasti membelenggu jalan masuk ke ranah politik.

Gambaran umum ini kemudian menyadarkan dan mendorong sejumlah 65 orang peserta diskusi publik yang berkumpul di gedung Abdi Negara Serang, Sabtu 9 April 2011 yang lalu untuk tidak lagi berjuang sendiri-sendiri. Pak Rahmat dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) berkata lantang “Sudah tiba saatnya kita sebagai buruh, berkumpul dengan tani dan nelayan atau dengan siapa saja, untuk terlepas dari ikatan dinasti politik dan korupsi!!”. Ajakan ini disambut baik oleh kelompok tani dan nelayan. Bagi mereka harus ada era baru di Serang, agar kesejahteraan bersama tercapai.

Semangat untuk bersatu itulah yang dibawa ke rapat kerja Rumah Komunitas Serang. Rapat kerja yang diadakan setelah diskusi publik ini sedianya hanya dihadiri oleh 15 orang saja, tetapi ajakan bersatu membuat pesertanya bertambah hingga mencapai 36 orang. Sambil mengingat kembali arti dan fungsi Blok Politik Demokratik (BPD), rapat kerja anggota dan calon anggota Rumah Komunitas melakukan tinjauan ulang terhadap komitmen awal pendirian Rumah Komunitas (Medio 2010).

Tindakan meninjau ulang Rumah Komunitas dimaksudkan bukan sekedar memperkenalkannya tetapi juga mengajak para peserta untuk membedah kembali titik pijak (platform), dan agenda yang pernah dibuat. Tanpa disadari proses penajaman ini sebenarnya membuat mereka semakin terikat secara psikologis pada wadah bersama ini. Hal ini terlihat dari proses penajaman platform bersama yang dilakukan dari tengah malam sampai dengan pk.03.30!!! Semangat yang tinggi ini menghasilkan nama baru yaitu Blok Politik Rakyat Banten yang memiliki platform bersama “Kontrol/kendali rakyat atas urusan publik berdasarkan kesetaraan gender, demokrasi, transparansi dan pluralisme”. Kesepakatan muncul mengenai wilayah kerja yang meliputi seluruh Banten.

Diskusi panjang dan alot terjadi saat ditampilkan keterbatasan yang dihadapi oleh Rumah Komunitas ini. Seperti biasa harus diakui bahwa tenaga dan dana tidaklah mencukupi untuk satu pekerjaan besar. Karena itu cita-cita yang tinggi ini harus disikapi dengan bijak. Kerja keras dan kesukarelawanan yang kuat memang harus ditanamkan serta dijalankan. Tanpa itu, semua cuma mimpi dan sekedar omdo (omong doang). Tetapi semuanya itu harus dilaksanakan secara terencana dan terarah.

Oleh karena itu disepakati untuk mempersempit wilayah kerja hanya di seputaran Serang saja. Perubahan wilayah kerja ini membuat namanya pun berubah. Blok Politik Rakyat Banten diubah menjadi Blok Politik Masyarakat Serang.

Dari diskusi panjang ini juga ditetapkan beberapa agenda kerja. Diantaranya dengan menyetujui rentang waktu 1 hingga 3 bulan kedepan harus dilakukan sosialisasi ke lintas sektor yang ada di Serang. Diutamakan organisasi tani, nelayan, komunitas hobi (minat) dan perempuan.

Disamping itu mereka juga melakukan sosialisasi menjadi pengurus RT atau pengurus masjid. Akhir dari rapat kerja ini disetujui untuk diadakan pertemuan penyempurnaan agenda kerja termasuk penyesuaian pokok bahasan untuk sosialisasi lintas sektor.

Proses panjang yang terbuka ini membawa seluruh peserta pada realitas kerja besar yang harus mereka lakukan. Sekali lagi tanpa kerja sama, maka kesejahteraan dan keadilan akan jauh dari kenyataan. Kita tunggu kiprah Blok Politik Masyarakat Serang. (sd)

 

 

*Gambar diunduh dari :

  • http://bantenpost.com/
  • http://bantenprov.go.id/
  • www.mediaindonesia.com

Berlangganan komentar Komentar (0 Terkirim)

total: | Tampilkan:

Masukkan komentar anda

  • Garis tebal
  • Garis Miring
  • Garis bawah
  • Kutipan

Masukkan kode yang tertera pada gambar:

Captcha
  • Email ke teman Email ke teman
  • Versi cetak Versi cetak
  • teks biasa teks biasa

Galeri gambar

Beri peringkat artikel

0