Profil
Laporan Utama
Event
Publikasi
Riset
Aceh
Download
Kampanye
Surat dari Demos
Berita Demokrasi-HAM
Resource
Artikel
KKJD
Arsip
Lihat Riset Masalah dan Pilihan Demokrasi 2007

Klik untuk mengunjungi web Berpolitik.com
Klik untuk mengunjungi web Kontras.org
Event »

  Publikasi »

Polling »

Apakah partai politik lokal sudah diperlukan di Indonesia?
tidak
ya
(111 votes)


See Results

Berita Demokrasi-HAM »

"Blok Politik untuk Kontrol Parpol"    May 08, 2008


INILAH.COM|7 Mei 2008

INILAH.COM, Jakarta — Demos, Lembaga Kajian Demokrasi dan Hak Asas, dalam kajian satu dekade reformasi, melansir gagasan Blok Politik. Blok politik ini untuk membangun representasi alternatif, yaitu perwakilan berbasis kerakyatan. Landasan gagasan ini tidak terlepas dari dominasi elit politik yang kini mewarnai proses demokratisasi.


Partai Tak Miliki Tanggung Jawab    May 08, 2008


Sinar Harapan| 6 Mei 2008

Jakarta– Meskipun selama dekade reformasi rakyat memiliki keterbukaan politik, secara substansi hal tersebut masih belum menunjukkan perbaikan. Partai dituding belum memiliki tanggung jawab terhadap konstituen maupun anggota. Perbaikan yang terjadipun hanya di tingkat proesedural pemilihan umum (pemilu).


Partai Politik Lokal Alternatif Salurkan Aspirasi    May 08, 2008


Koran Jakarta| Selasa, 6 Mei 2008

JAKARTA - Reformasi yang berjalan satu dekade dinilai tidak bergerak progresif seiring berjalannya waktu. Penguatan identitas kewarganegaraan bergerak regresif (mundur) akibat tersumbatnya ruang publik, sehingga politik identitas di masyarakat semakin kuat.


Proses Demokratisasi Indonesia Mundur    May 08, 2008


www.vhrmedia.com| 7 Mei 2008

VHRmedia.com, Jakarta - Proses demokratisasi Indonesia cenderung mundur. Tidak berkembangnya kebebasan dasar dan hak sipil politik masyarakat menyebabkan representasi politik dan kemandirian negara tidak kunjung mengalami perbaikan.


Kebebasan di Indonesia Masih Buruk    May 07, 2008


Suara Pembaruan| 7 Mei 2008

[JAKARTA] Kebebasan yang mulai dirasakan sejak era reformasi, kenyataannya terus memburuk. Kondisi seperti itu terlihat antara lain dari kebebasan masyarakat untuk mendirikan partai lokal, kebebasan beragama, dan kebebasan untuk mendapatkan akses publik terhadap pandangan media.


(c) DemosIndonesia.org